Grunge Indonesia Still Alive


Mengawali sebuah tulisan adalah ternyata lebih sulit dibandingkan dengan mengakhirinya. Mungkin karena budaya menulis bagi masyarakat kita yang (tetap) belum populer. Masyarakat yang begitu terlena dengan berbagai kemudahan akses informasi dan teknologi yang begitu deras atau malah ternyata karena masyarakat kita yang terlalu capek menderita,too depressed, apatis, sehingga ia sepertinya terlalu capek atau dengan eufimisme yang lebih stylish—terlalu sibuk—untuk hanya mengeluarkan pendapat, ide, gagasan, dan pengalaman melalui bentuk tulisan. Menyebarkan propaganda dan agitasinya untuk memberitakan dan menyebar kalimat pemberontakan atau perlawanan (saya lebih suka menyebut perlawanan saja) atas kesewenangan sementara perlawanan secara fisik tak bisa dilakukan, tak mampu, atau takut,maka cara paling ideal, paling aman (setidaknya sampai hari ini), paling ekonomis adalah salah satunya melalui tulisan,apakah itu sebuah puisi, artikel, cerpen, essay, atau pun hanya melalui sebuah tulisan lirik sederhana di sebuah musik sederhana dari musisi yang sederhana.

Kali ini saya akan memposting sebuah karya Buku "GRUNGEINDONESIA STILL ALIVE"  sebuah buku yang menurut saya menarik untuk kalian baca.

Judul Buku   : GRUNGE INDONESIA STILL ALIVE; Catatan Seorang Pecundang
Words         : YY (Klepto Opera/Ballerina's Killer)
Cover          : Stolen from gig "D.I.Y. Grunge Still Alive"'s Pamflet
Publisher     : 






Bagi yang ingin membaca silakan ambil file dokumennya disini -> Ambil

Komentar