Deredia, Candumu Enak Membius Kalbu

Deredia, begitulah mereka menyebutnya. Alunan merdu yang kau dendangkan, seolah tak akan pernah bosan untuk ku dengarkan.
foto: instagram/derediamusic

Jakarta, Banyak hiruk pikuk yang terjadi di ibukota ini, tak selamanya membuat manusianya menjadi mesin-mesin 'korporat' kapitalis. Banyak pula manusianya yang enggan, berontak dan bertindak sesuai kemauan sendiri tanpa adanya tekanan. Sebut saja mereka Deredia.

Gerombolan 'orkes' yang membawakan musik-musik merdu khas 50's - 60's ini sempat membuatku berpikir. "Wah, Calon Grup Berbahaya Nih!"

Berawal dari menonton salah satu video yang mereka unggah di channel Youtube Deredia, yaitu sekitar 2 tahun yang lalu membuat saya langsung suka dan sampai sekarang mengikuti perkembangan grup ini.


Louise Monique Sitanggang; si biduan nan cantik, energik, stylish, dan bersuara indah nan merdu ini yang menjadi salah satu 'senjata' utama kelompok 'orkes' ini. Ia dulu melewatkan masa kecilnya di Tembagapura, Mimika, Papua.

Kesannya pada keelokan senja di kota tambang itu ia tuliskan dalam lagu "Tembagapura".

Di lagu lainnya, "Sugabucks", mereka berteriak lantang menyindir ketamakan koruptor.

Pertemuan budaya antara pekerja asing dan Indonesia di Tembagapura diwujudkan Louise dalam bentuk penulisan lirik dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Band ini terbentuk di Jakarta pada 2014 atas inisiatif Dede Kumala dan Yosua Simanjuntak, keduanya pemain gitar.

Keduanya lantas mengajak Aryo Wicaksono (drum), Papa Ical (bas), dan Raynhard Lewis Pasaribu (piano) yang sering bertemu dalam produksi dan pertunjukan musik.

Setahun mereka menyusun musik, Louise diajak bergabung sebagai penyanyi sekaligus penulis liriknya.

Tembang unggulan di album itu adalah "Teman Seperjuangan".

"Lagu ini tentang bagaimana tumbuh besar bersama dalam sebuah band dan berbagi kisah yang pernah diarungi bersama," ujar Louise pada salah satu interviewnya kepada pers.

Bunga & Miles Release Flyer
Pada tahun 2016 menjadi tahun penting bagi mereka, karena mereka berhasil merilis album penuh perdana bertajuk "Bunga & Miles" yang berisi 9 lagu (2CD) Bagian 1 berisi 4 lagu berlirik bahasa Indonesia (Bunga) dan pada bagian 2 berisi 5 lagu berlirik bahasa Inggris (Miles) dirilis dibawah label Demajors Record.
September 2017 ini, kabarnya mereka bakal tampil di beberapa event di Singapore, Sukses untuk kalian!!
"Oasis yang telah lama dinanti, Deredia".

Cek salah satu video dibawah ini.


Official Website : Derediamusic
Youtube Channel : Derediamusic
Instagram : @derediamusic

Komentar

Posting Komentar